Seks Selama Kehamilan
| at 21.39
0
komentar
Labels :
UMI ( IBU )
Hubungan seks selama kehamilan masih menjadi hal yang menimbulkan pro dan kontra tersendiri. Ada yang menyetujui dan melakukannya namun ada juga yang justru menghindarinya sama sekali. Mereka yang melakukannya berpendapat apa salahnya melakukan seks selama hamil, toh wanita hamil juga berhak mendapatkan kepuasaan dari hubungan seks. Apalagi menurut hasil penelitian, pada saat hamil mayoritas perempuan akan mengalami peningkatan libido. Akibatnya akan diperoleh kepuasan yang lebih karena tingginya kadar hormon yang bersirkulasi. Bagian tubuh wanita hamil seperti payudara, dan sekitar kemaluan juga menjadi lebih sensitif karena semua organ seks menjadi lebih berkembang dan lebih mampu bekerja daripada sebelum kehamilan.
Bagi mereka yang menghindari hubungan seks selama hamil, lebih disebabkan karena kekhawatiran bahwa seks selama hamil akan menyebabkan terjadinya keguguran. Mereka juga meyakini akan adanya infeksi pada janin. Kenyataannya sampai sejauh ini belum ada informasi yang menyebutkan bahwa hubungan seks dapat mengganggu janin. Karena janin terlindung secara aman oleh cairan dan kantung ketuban (amnion) serta otot rahim sehingga melindungi janin dari benturan.
Mereka yang menghindari seks selama kehamilan juga meyakini bahwa seks akan menyakiti janin. Padahal sebenarnya hubungan seksual tidak akan menyakiti janin karena adanya lendir cerviks (mulut rahim) yang membantu melawan kuman. Pada saat ejakulasi sperma pria pun tidak akan sampai ke janin karena janin terlindungi selaput ketuban.
Melakukan hubungan seks selama kehamilan sebenarnya tidak dilarang. Justru untuk kehamilan yang sehat dan normal, aktivitas ini membawa manfat yaitu dapat melatih dan menguatkan otot-otot panggul.
Walaupun melakukan seks saat hamil diperbolehkan, namun Anda dan pasangan harus mematuhi “rambu-rambu” yang ada. Lalu seperti apa saja sih rambu-rambu yang harus diperhatikan?
- Aktivitas seksual selama hamil harus memerhatikan aspek kenyamanan Ibu hamil.Meskipun saat hamil libido/gairah wanita cenderung meningkat, namun pada trimester pertama dan trimester ketiga justru libido tersebut mengalami penurunan. Karena adanya perubahan fisik pada trimester tersebut disertai dengan munculnya rasa mual, kelelahan, dan sakit kepala.
- Lakukan hubungan seks yang aman, artinya tidak terlalu banyak bergerak, dilakukan dengan lembut dan berhati-hati, sebab senggama yang begitu bersemangat dapat menimbulkan kontraksi kehamilan.
- Bagi wanita yang memiliki riwayat keguguran sebelumnya tidak dianjurkan melakukan hubungan suami istri pada kehamilan muda. Mungkin ada baiknya “berpuasa” dulu agar kehamilan lancar.
- Anda dan pasangan juga dilarang melakukan hubungan seks selama hamil bila ada riwayat perdarahan antepartum dengan dugaan plasenta previa (posisi plasenta di bawah), atau solution placentae (lepasnya sebagian plasenta).
- Wanita yang pernah melahirakan secara prematur, memiliki kehamilan kembar, sering mengalami kram perut, kandungan lemah, pembesaran leher rahim juga dilarang untuk melakukan aktivitas seks selama hamil.
- Stop hubungan intim selama hamil bila salah satu pasangan menderita penyakit herpes atau penyakit kelamin menular lainnya. Terlebih bagi yang mengidap HIV AIDS, karena penyakit ini bisa menular ke janin yang dikandung.
- Apabila ketuban pecah, dilarang melakukan hubungan intim karena ada resiko infeksi terhadap janin.
- Perhatikan posisi hubungan seksual yang disarankan bagi wanita yang sedang hamil. Posisi konvensional mungkin tidak dianjurkan bagi wanita hamil akibat dari perut yang semakin membesar, lalu cobalah posisi lain yang nyaman, misalnya :
- Pertama, posisi doggy style yaitu wanita menungging dan pria masuk dari belakang.
- Kedua, wanita di atas tetapi tidak terlalu aktif dan yang aktif adalah si lelaki.
- Ketiga, pria dan wanita berbaring berhadapan satu arah dengan posisi wanita di depan pria. Penetrasi dilakukan pria dari belakang. Lakukan penetrasi yang lembut dan tidak terlalu dalam.
- Bila pada trimester ketiga kehamilan dimana payudara sudah memproduksi pra ASI (beberapa wanita mengalaminya), jangan lakukan rangsangan di payudara.
- Sebaiknya dua minggu sebelum kelahiran sudah mengerem hubungan seks, terutama pada wanita yang memiliki resiko kelahiran prematur.
Sekarang Anda dan pasangan tak perlu bingung lagi mengenai masalah hubungan intim Anda saat hamil. Intinya, hubungan seks selama kehamilan boleh-boleh saja. Anda dan pasangan pun masih berhak mendapatkan orgasme asal keduanya merasa nyaman, tetap memperhatikan rambu-rambu seperti yang tersebut di atas, dan dokter Anda pun memperbolehkannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Nah setelah menjadi orangtua baru atau menjadi orangtua lama (duh belibet maksudnya yang udah jadi ortu dan melahirkan lagi) setelah diraw...
-
Trimester kedua Menurut agama dan kepercayaan, saat kandungan berusia 4 bulan, janin mulai diberikan ruh. Makanya suka ada tradisi sukuran...
-
Umumnya setiap pasangan suami istri memiliki rencana dalam menentukan dan memilih jenis kelamin anaknya kelak. Tanpa mengesampingkan kuasa...
-
Sebelumnya perlu dijelaskan bahwa kehamilan 4 minggu berarti janin telah berusia 2 minggu. Begitu juga seterusnya, jika artikel kami menga...
-
Perkembangan Otak Bayi dari Awal-awal Tahun , Otak sebagai salah satu organ vital mempunyai peranan yang tinggi didalam proses perkemban...
-
Motorik halus adalah pergerakan yang melibatkan otot-otot halus pada tangan dan jari yang terkoordinasi dengan penglihatan. Pada bayi, per...
-
Masa-masa Kehamilan Trimester 1 Jadi teringat masa-masa aku hamil dulu (sekarang putraku mau 19 bulan). Waktu pertama tau aku hamil (wakt...
-
Masalah yang sering muncul pada wanita hamil salah satunya adalah kelelahan. Kelelahan tersebut meliputi kelelahan fisik dan psikologis. K...
-
Biasanya seseorang wanita akan melahirkan seorang anak sahaja bagi setiap kehamilan, Namun, kadang-kadang anak kembar ...
-
Bayi-bayi yang baru lahir mempunyai kebutuhan tidur yang berbeda-beda. Biasanya (kalo dulu pengalamanku) bayiku tidur lama sekali. sampe-s...



