Omega-3, Penting untuk Bayi dan Ibu Hamil
| at 12.16
0
komentar
Labels :
UMI ( IBU )
Omega-3 atau asam lemak dokosaheksanoat (DHA) adalah komponen yang esensial untuk pertumbuhan dan perkembangan janin selama masa kehamilan. Janin sangat membutuhkan DHA pada masa kehamilan trimester ketiga dan menurut perhitungan membutuhkan 50-70 mg per hari. Untuk mencapai angka tersebut setidaknya ibu harus mengkonsumsi DHA sebanyak 300 mg per hari. DHA disintesis oleh tubuh dari asam alfa-linolenat (LnA). Banyak sumber makanan yang mengandung LnA, diantaranya adalah kedelai, buah kiwi, dan sayur-sayuran ataupun hewan yang memakan tumbuhan hijau juga merupakan salah satu sumber LnA.
Konsumsi DHA pada ibu hamil terutama bertujuan untuk menghindari lahirnya bayi prematur dan mencegah bayi lahir dengan berat badan (BB) rendah, lingkar kepala kecil, serta panjang bayi yang juga kecil. Para ibu hamil yang melahirkan secara prematur merupakan indikasi adanya kondisi kekurangan DHA, dan sebaliknya, konsentrasi asam dokosapentaenoat DPA nya malah tinggi. DPA merupakan indikator defisiensi Omega-3. Kondisi tersebut tidak dijumpai pada ibu hamil yang cukup mendapatkan DHA.
DHA dapat diperoleh dengan mengkonsumsi ikan, terutama ikan salmon, tuna, makarel. Ikan sebaiknya tidak dimasak dengan cara digoreng, terlebih bila digoreng dengan minyak yang terlalu panas/suhu terlalu tinggi. Mengapa? Karena suhu yang terlalu tinggi akan merusak omega-3 yang terkandung di dalam ikan. Jadi, sebaiknya ikan diolah dengan cara dikukus, ditim, atau jika memang ingin mengolah ikan dengan cara digoreng, sebaiknya tidak digoreng terlalu lama dan jangan dalam minyak yang suhunya terlalu tinggi.
Sumber lain DHA adalah minyak ikan dan telur. Berkaitan dengan minyak ikan, pemberian suplemen minyak ikan yang banyak mengandung DHA dan asam eikosapentanoat (EPA) pada ibu hamil telah terbukti mengurangi resiko lahirnya bayi prematur dan bayi dengan BB rendah. Pada Ibu yang memiliki bayi prematur juga sangat disarankan mengkonsumsi suplemen minyak ikan (DHA), mengingat bayi yang lahir prematur sangat membutuhkan ekstra DHA untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.
Kembali ke program “Omega-3 for Baby and Me” seperti yang telah saya sebutkan di atas, program tersebut menunjukkan hasil yang menggembirakan. Para ibu hamil yang mengikuti program itu menyadari betapa pentingnya mengkonsumsi DHA bagi janin yang tengah dikandungnya.
Ok Bunda, praktekkan ya untuk buah hatimu. Semoga artikel ini bermanfaat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Nah setelah menjadi orangtua baru atau menjadi orangtua lama (duh belibet maksudnya yang udah jadi ortu dan melahirkan lagi) setelah diraw...
-
Trimester kedua Menurut agama dan kepercayaan, saat kandungan berusia 4 bulan, janin mulai diberikan ruh. Makanya suka ada tradisi sukuran...
-
Umumnya setiap pasangan suami istri memiliki rencana dalam menentukan dan memilih jenis kelamin anaknya kelak. Tanpa mengesampingkan kuasa...
-
Sebelumnya perlu dijelaskan bahwa kehamilan 4 minggu berarti janin telah berusia 2 minggu. Begitu juga seterusnya, jika artikel kami menga...
-
Perkembangan Otak Bayi dari Awal-awal Tahun , Otak sebagai salah satu organ vital mempunyai peranan yang tinggi didalam proses perkemban...
-
Motorik halus adalah pergerakan yang melibatkan otot-otot halus pada tangan dan jari yang terkoordinasi dengan penglihatan. Pada bayi, per...
-
Masa-masa Kehamilan Trimester 1 Jadi teringat masa-masa aku hamil dulu (sekarang putraku mau 19 bulan). Waktu pertama tau aku hamil (wakt...
-
Masalah yang sering muncul pada wanita hamil salah satunya adalah kelelahan. Kelelahan tersebut meliputi kelelahan fisik dan psikologis. K...
-
Biasanya seseorang wanita akan melahirkan seorang anak sahaja bagi setiap kehamilan, Namun, kadang-kadang anak kembar ...
-
Bayi-bayi yang baru lahir mempunyai kebutuhan tidur yang berbeda-beda. Biasanya (kalo dulu pengalamanku) bayiku tidur lama sekali. sampe-s...



